Usaha pet shop dapat dimulai dari penjualan produk kebutuhan hewan seperti pakan, pasir, dan aksesori dengan modal awal yang relatif terjangkau, lalu dikembangkan dengan layanan grooming untuk menambah variasi layanan dan meningkatkan potensi pendapatan.
Kalau diperhatikan, bisnis pet shop jarang benar-benar sepi. Bahkan di masa ekonomi lagi nggak stabil, toko pakan hewan dan layanan grooming tetap jalan. Ini bukan kebetulan. Ada alasan kuat kenapa peluang bisnis pet shop masih sangat relevan sampai sekarang.
Hewan peliharaan sudah jadi bagian dari gaya hidup. Pemiliknya rela rutin keluar uang untuk pakan berkualitas, vitamin, sampai grooming. Dari sinilah usaha pet shop punya karakter unik: pasarnya stabil dan pembelinya cenderung loyal.
Buat kamu yang lagi mencari ide usaha dengan risiko yang terukur dan potensi jangka panjang, bisnis pet shop layak banget dipertimbangkan.
Bisnis Pet Shop Masih Menguntungkan, Kenapa?
Jumlah pemilik hewan peliharaan terus meningkat, terutama di kota besar. Kucing dan anjing jadi yang paling dominan, tapi hewan lain seperti kelinci dan hamster juga punya pasar sendiri.
1. Permintaan Datang Secara Rutin
Berbeda dengan bisnis musiman, pelanggan pet shop datang berulang. Pakan habis, pasir kucing perlu diganti, vitamin harus dibeli lagi. Inilah yang membuat peluang usaha pet shop punya cash flow yang relatif stabil.
2. Bisa Mulai dari Skala Kecil
Usaha pet shop tidak harus langsung besar dan menjual semua produk. Nggak sedikit bisnis sukses yang awalnya justru hanya menjual pakan dan pasir kucing, lalu berkembang perlahan sesuai kebutuhan pasar.
3. Mudah Dikombinasikan dengan Layanan Lain
Saat toko sudah mulai dikenal, kamu bisa menambahkan layanan grooming. Kombinasi inilah yang membuat bisnis pet shop dan pet grooming semakin menarik, terutama dari sisi pendapatan.
Modal Usaha Pet Shop yang Harus Disiapkan
Dalam operasionalnya, ada dua opsi bisnis yang bisa kamu pilih: fokus pada produk saja, atau lengkap dengan layanan grooming. Kalau kamu ingin main aman di awal, membuka pet shop yang berfokus pada jual produk jadi opsi tepat.
Fokus Jual Produk
Berikut estimasi modal usaha pet shop untuk skala kecil sampai menengah yang perlu kamu siapkan:
- Stok awal pakan, pasir, vitamin, aksesori: Rp15–30 juta
- Rak, etalase, dan display produk: Rp3–5 juta
- Sewa tempat (opsional): Rp5–15 juta
- Perizinan dan kebutuhan operasional awal: Rp2–3 juta
Total modal awalnya berkisar antara
Rp25–50 juta, tergantung lokasi dan kelengkapan produk.
Potensi keuntungan: margin produk pet shop memang tidak selalu besar, tapi volume dan repeat order menutup kekurangannya. Selama stok dikelola dengan baik, bisnis tetap bisa tumbuh secara konsisten.
Bisnis Pet Shop dan Pet Grooming
Sementara itu, kalau ingin pemasukan yang lebih variatif atau mencari keuntungan yang lebih besar, menambah layanan grooming bisa jadi langkah bisnis yang strategis. Kenapa?
Grooming adalah jasa dengan margin tinggi dan permintaan rutin. Banyak pemilik hewan memilih grooming bulanan, bahkan dua mingguan. Ini membuat usaha pet shop dan pet grooming punya potensi pendapatan yang lebih stabil. Selain itu, pelanggan grooming sering kali membeli produk tambahan saat datang ke toko.
- Tambahan modal usaha pet shop dan grooming biasanya meliputi:
- Peralatan grooming (clipper, blower, meja): Rp8–15 juta
- Renovasi ruang grooming: Rp3–7 juta
- Pelatihan grooming (jika belum punya skill): Rp2–5 juta
Jika digabung dengan modal pet shop produk, totalnya berada di kisaran
Rp40–70 juta.
Dengan tarif Rp40.000–150.000 per hewan dan 5–10 pelanggan per hari, grooming bisa jadi penyumbang pendapatan yang signifikan.
Tips Membuka Bisnis Pet Shop untuk Pemula
Meskipun banyak peminatnya, membuka usaha pet shop juga perlu strategi supaya modal nggak terbuang percuma, dan keuntungan yang kamu dapat juga lebih besar. Ini yang bisa kamu perhatikan:
1. Riset Lokasi dan Target Pasar
Pastikan kamu memilih lokasi yang dekat dengan pemukiman atau pinggir jalan utama agar lebih mudah dijangkau oleh pelanggan. Selain itu, kenali target pasar, apakah hanya fokus ke produk atau ingin menambah layanan grooming.
2. Siapkan Stok Produk yang Beragam
Pemilik hewan punya preferensi yang berbeda-beda. Pastikan kamu punya varian produk yang cukup, mulai dari pakan standar sampai premium, dari pasir kucing sampai mainan kecil. Tapi ingat: jangan langsung stok terlalu banyak sebelum kamu tahu apa yang laku di lokasi kamu. Mulai dari produk yang paling banyak dicari bisa bantu kamu mengatur modal dengan lebih efisien.
3. Bangun Hubungan dengan Supplier yang Terpercaya
Supplier yang bisa diandalkan membantu menjaga stok tetap lancar. Usahakan punya dua atau lebih supplier untuk produk penting, sehingga kamu nggak kehabisan barang jika salah satu stoknya kosong. Selain itu, supplier yang baik biasanya bisa bantu info tren produk terbaru atau promo yang bisa meningkatkan margin kamu.
4. Fokus ke Pelayanan yang Ramah dan Informasional
Pemilik hewan sangat peduli soal kesehatan dan kenyamanan hewan peliharaan. Jadikan pelayanan ramah dan komunikatif sebagai keunggulan kamu.
Sediakan waktu untuk menjelaskan produk yang tepat sesuai kebutuhan. Ini bukan cuma soal menjual, tapi juga soal membangun kepercayaan pelanggan.
Mau Buka Usaha Pet Shop? Kelola Pakai Folio!
Satu hal yang sering bikin pemula kewalahan adalah pencatatan stok dan transaksi. Kalau dikelola manual, risiko salah hitung atau lupa input data sangat tinggi, apalagi saat bisnis mulai ramai.
Supaya operasional bisnis lebih efisien dan mudah dikelola, kamu bisa pakai aplikasi kasir Folio untuk mencatat penjualan, stok, hingga mengatur promosi sesuai kebutuhan. Kalau sistemnya rapi sejak awal, kamu bisa fokus mengembangkan bisnis. Yuk,
coba gratis Folio sekarang!