Connection timed out after 100 milliseconds
Contoh laporan stok barang bisa dibuat dengan format Excel untuk kebutuhan harian atau bulanan. Menggunakan aplikasi kasir seperti Folio memudahkan pemilik usaha untuk membuat laporan stok barang saat ini, riwayat stok, hingga stok bahan baku. Saat membuat laporan stok, gunakan format yang konsisten, catat segera mungkin, tandai barang yang kurang laku, dan lakukan pengecekan berkala.
Dalam bisnis, keberadaan laporan stok barang itu sangat penting. Dari laporan tersebut, kamu tahu jumlah barang yang tersisa, berapa yang hilang maupun rusak. Jadi, kamu bisa mengambil kebijakan bisnis yang lebih baik.
Contoh laporan stok barang berisi informasi seperti nama barang, jumlah stok awal, berapa yang masuk dan keluar, serta sisa stok. Membuatnya juga simpel, bisa dari Excel atau aplikasi kasir. Seperti apa contohnya? Simak di sini, yuk!
Pada dasarnya, kamu bisa mencatat semua pergerakan stok barang, seperti barang masuk dan keluar dengan mudah dan terorganisir menggunakan Microsoft Excel. Adanya fitur seperti pivot table, grafik, conditional formatting, filter, dan lainnya membuat analisis data jadi lebih mudah.
Berbagai jenis usaha cocok untuk menggunakan laporan stok barang dengan Microsoft Excel, terutama yang memiliki kebutuhan manajemen stok sederhana. Contohnya toko kelontong, online shop, ritel kecil, hingga usaha kecil dan menengah (UMKM).
Dengan fungsi fleksibel dan biaya terjangkau, laporan persediaan barang menggunakan Excel sangat bermanfaat untuk mendukung kelancaran operasional usaha. Namun, untuk bisnis yang lebih besar dan perlu pengelolaan yang lebih kompleks, menggunakan aplikasi stok barang adalah solusinya.
Berikut adalah contoh laporan stok barang harian menggunakan Ms. Excel.

Contoh laporan stok barang harian Excel
Penjelasan:
Berikut ini contoh laporan stok barang bulanan menggunakan Ms. Excel.

Contoh laporan stok barang bulanan Excel.
Penjelasan:
Note: Setiap hari, barang masuk dan keluar harus dicatat, dan Excel akan menghitung secara otomatis stok akhir Sobat Folio.
Sebelum membahas contoh laporan stok barang dari Folio, kamu harus tahu dulu apa itu Folio. Jadi, Folio adalah aplikasi kasir berbasis software yang dirancang untuk membantu mengelola produk, mencatat transaksi, mengatur stok barang, mengelola data pelanggan, hingga membuat laporan secara otomatis.
Aplikasi kasir Folio bisa kamu pakai untuk berbagai jenis usaha, mulai dari ritel seperti minimarket, toko grosir, toko parfum, pakaian, dan kuliner seperti restoran serta kafe. Bahkan, bisnis jasa seperti bengkel, salon, spa, dan carwash juga bisa pakai Folio.
Ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan saat mengelola bisnis dengan aplikasi kasir Folio, yaitu:
Dan masih banyak lagi. Tidak cuma itu, Folio juga menyediakan beberapa laporan yang dapat kamu lihat langsung, seperti laporan penjualan, produk, komisi, metode pengiriman, absensi, dan stok barang.
Untuk tahu lebih lanjut mengenai keuntungan aplikasi Folio, simak artikel ini, yuk: Ketahui 3 Keuntungan Menggunakan Aplikasi Kasir Folio di sini. Berikut adalah beberapa laporan stok barang dari software kasir Folio:
Pertama adalah Laporan Stok Barang saat ini, yaitu laporan persediaan jumlah stok yang ada pada toko.

Selain itu, Folio juga memiliki Laporan Riwayat Stok untuk melihat pergerakan stok produk dalam kurun waktu tertentu.

Laporan riwayat stok Folio POS
Keterangan:
Ada pula Laporan Stok Bahan Baku saat ini yang bisa kamu manfaatkan untuk melihat jumlah stok bahan yang masih tersedia di toko.

Laporan stok bahan baku saat ini Folio POS
Keterangan:
Membuat laporan stok barang harus detail agar datanya akurat. Kalau baru pertama kali membuatnya, ini tips yang bisa kamu coba:
Pastikan format laporan yang kamu pakai mudah dipahami dan seragam untuk setiap periode laporan. Selain itu, isi format juga lengkap yang memuat data-data penting seperti kode barang, nama produk, harga jual, stok masuk, stok keluar, dan sisa stok.
Jangan tunda untuk mencatat setiap transaksi barang masuk dan keluar. Sebab, hal ini dapat membantu kamu mengurangi risiko data tidak akurat dan selisih jumlah produk akibat lupa mencatat.
Data yang dicatat dalam laporan stok barang perlu diverifikasi melalui pengecekan fisik. Misalnya, setiap akhir bulan, lakukan stock opname untuk memastikan stok yang tercatat sesuai dengan kondisi aktual di gudang. Langkah melakukan stock opname ada di artikel: Cara Melakukan Stock Opname di Gudang dengan Tepat.
Kamu juga bisa menambah satu kolom pada laporan untuk mencatat barang yang kurang laku atau lambat terjual, sehingga dapat segera mengambil kebijakan untuk melakukan promosi atau diskon. Tujuan utamanya adalah untuk menghindari kerugian bisnis.
Jadi, mengelola stok barang dengan laporan yang rapi dan terstruktur menjadi salah satu kunci untuk menjaga kelancaran operasional bisnis. Dengan laporan stok barang yang akurat, kamu bisa menghindari stok menumpuk atau kurang, membuat perencanaan yang lebih baik, dan meminimalkan kerugian.
Namun, membuat laporan stok barang secara manual bisa menjadi tugas yang memakan waktu, terutama jika bisnismu mengelola banyak barang. Jadi, biar urusan kelola stok jadi lebih mudah, pakai aplikasi kasir jadi solusi praktis yang bisa kamu pertimbangkan.
Folio adalah salah satunya. Aplikasi kasir stok ini sudah pasti punya fitur yang bikin kamu lebih mudah mengelola barang, lebih praktis, mudah, dan pastinya akurat. Yuk, daftarkan bisnismu dan coba gratis Folio!