Contoh laporan stok barang bisa dibuat dengan format Excel untuk kebutuhan harian atau bulanan. Menggunakan aplikasi kasir seperti Folio memudahkan pemilik usaha untuk membuat laporan stok barang saat ini, riwayat stok, hingga stok bahan baku. Saat membuat laporan stok, gunakan format yang konsisten, catat segera mungkin, tandai barang yang kurang laku, dan lakukan pengecekan berkala.
Salah satu tantangan terbesar pelaku UMKM dan ritel di Indonesia adalah mengelola stok barang dengan akurat. Tanpa laporan yang terstruktur, kamu berisiko kehabisan stok di saat yang tidak tepat, atau justru menimbun barang yang tidak laku hingga merugikan bisnis.
Itulah mengapa laporan stok barang menjadi bagian penting dari operasional bisnis, sekecil apapun skalanya. Dari laporan tersebut, kamu bisa mengetahui jumlah barang yang tersisa, berapa yang hilang atau rusak, serta mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat dan cepat.
Artikel ini menyajikan contoh laporan stok barang lengkap — mulai dari format Excel harian dan bulanan, hingga laporan otomatis dari aplikasi kasir Folio yang sudah digunakan oleh ratusan pelaku usaha di Indonesia. Yuk, simak selengkapnya!
Microsoft Excel adalah pilihan populer untuk mencatat pergerakan stok barang karena fleksibel, terjangkau, dan mudah dikustomisasi. Fitur-fitur seperti pivot table, grafik, conditional formatting, dan filter membantu kamu menganalisis data stok dengan lebih mudah.
Format Excel cocok untuk berbagai jenis usaha dengan kebutuhan manajemen stok yang sederhana, seperti toko kelontong, online shop, ritel kecil, hingga UMKM. Namun, untuk bisnis yang sudah berkembang dengan volume transaksi tinggi dan pengelolaan stok yang lebih kompleks, menggunakan aplikasi stok barang adalah langkah yang lebih efisien.
Berikut adalah contoh laporan stok barang harian menggunakan Ms. Excel.

Contoh laporan stok barang harian Excel
Penjelasan kolom:
Berikut ini contoh laporan stok barang bulanan menggunakan Ms. Excel.

Contoh laporan stok barang bulanan Excel.
Penjelasan kolom:
Catatan: Setiap hari, barang masuk dan keluar harus dicatat, dan Excel akan menghitung secara otomatis stok akhir Sobat Folio.
Folio adalah aplikasi kasir berbasis software yang dirancang untuk membantu pelaku usaha mengelola produk, mencatat transaksi, mengatur stok barang, mengelola data pelanggan, dan membuat laporan secara otomatis — semua dalam satu platform.
Folio telah dipercaya oleh banyak pemilik usaha di Indonesia, mulai dari minimarket, toko grosir, toko parfum, toko pakaian, restoran, kafe, hingga bisnis jasa seperti bengkel, salon, spa, dan carwash.
Beberapa fitur unggulan Folio yang mendukung pengelolaan stok:
Ingin tahu lebih lanjut? Baca: Ketahui 3 Keuntungan Menggunakan Aplikasi Kasir Folio di sini.
Berikut adalah tiga jenis laporan stok barang yang tersedia di Folio:
Laporan Stok Barang saat ini menampilkan jumlah persediaan produk yang tersedia di toko secara real-time.

Laporan Riwayat Stok memungkinkan kamu memantau pergerakan stok produk dalam kurun waktu tertentu — berguna untuk analisis tren dan audit internal.

Laporan Riwayat Stok — Folio POS
Keterangan fitur:
Laporan Stok Bahan Baku membantu kamu memantau ketersediaan bahan baku yang masih tersedia — fitur ini sangat berguna untuk bisnis kuliner dan manufaktur kecil.

Laporan Stok Bahan Baku Saat Ini — Folio POS
Keterangan fitur:
Laporan stok barang yang akurat adalah fondasi pengambilan keputusan bisnis yang baik. Berikut empat tips yang bisa langsung kamu terapkan:
Pastikan format laporan yang kamu pakai seragam di setiap periode. Format yang baik memuat data-data penting seperti kode barang, nama produk, harga jual, stok masuk, stok keluar, dan sisa stok. Hindari terlalu banyak kolom yang tidak relevan — semakin simpel, semakin mudah dianalisis.
Jangan tunda pencatatan barang masuk dan keluar. Keterlambatan mencatat bisa menyebabkan data tidak akurat dan selisih stok yang sulit dilacak, terutama jika transaksi dalam sehari cukup banyak. Gunakan aplikasi kasir untuk mencatat transaksi secara real-time agar data selalu ter-update.
Data dalam laporan perlu diverifikasi dengan kondisi fisik barang secara langsung. Lakukan stock opname setiap akhir bulan untuk memastikan stok yang tercatat sesuai dengan stok aktual di gudang atau toko. Pelajari caranya di: Cara Melakukan Stock Opname di Gudang dengan Tepat.
Tambahkan kolom khusus pada laporan untuk mencatat barang yang kurang laku. Dengan informasi ini, kamu bisa mengambil keputusan lebih cepat — misalnya membuat promosi atau diskon — untuk menghindari penumpukan stok dan kerugian bisnis.
Laporan stok barang yang rapi dan terstruktur adalah kunci operasional bisnis yang lancar. Dengan laporan yang akurat, kamu bisa menghindari stok menumpuk atau kekurangan, membuat perencanaan yang lebih baik, dan meminimalkan kerugian.
Namun, membuat laporan secara manual memakan waktu — terutama jika kamu mengelola banyak SKU. Aplikasi kasir seperti Folio hadir sebagai solusi: laporan stok tersedia secara otomatis, real-time, dan bisa diunduh kapan saja dalam format Excel.
Coba Folio gratis sekarang. Daftarkan bisnismu di sini.
Laporan stok barang harian mencatat pergerakan barang masuk dan keluar setiap hari. Sementara laporan bulanan merangkum pergerakan stok dalam satu bulan penuh, lebih cocok untuk analisis tren, evaluasi pembelian, dan perencanaan stok periode berikutnya.
Excel cocok untuk bisnis kecil hingga menengah dengan jumlah SKU yang terbatas. Untuk bisnis yang lebih besar, menggunakan aplikasi kasir seperti Folio jauh lebih efisien karena laporan stok dibuat otomatis dan selalu akurat.
Frekuensi stock opname tergantung pada jenis dan skala bisnis. Untuk toko ritel atau minimarket, stock opname bulanan cukup. Namun, untuk produk dengan perputaran cepat (seperti makanan dan minuman) atau bernilai tinggi, disarankan melakukan stock opname mingguan atau bahkan harian.