Modal bisnis salon kecantikan bervariasi tergantung skala, mulai dari Rp10 juta untuk konsep rumahan hingga Rp100 juta ke atas untuk kelas premium. Komponen biaya utama meliputi sewa tempat, peralatan, bahan, dan lisensi usaha. Untuk menekan biaya, coba mulai dari spesialisasi layanan tertentu, menggunakan strategi pemasaran media sosial organik, serta menerapkan efisiensi operasional melalui aplikasi kasir digital seperti Folio.
Kamu pasti pernah melihat deretan salon di mall yang selalu ramai, atau jasa home service bulu mata yang jadwalnya selalu penuh. Pernahkah terlintas di pikiran:
"Asik juga ya kalau punya bisnis salon sendiri." Faktanya, industri kecantikan memang tak ada matinya. Selama orang masih ingin terlihat glowing dan rapi, cuan dari bisnis ini bakal terus mengalir.
Tapi, masalah klasik yang sering muncul adalah:
"Duh, modalnya pasti gede banget ya?" Menariknya, ternyata banyak pengusaha sukses yang memulai salonnya dari garasi rumah. Kuncinya bukan seberapa besar modal di awal, tapi bagaimana mengalokasikan dana tersebut.
Yuk, kita bedah tuntas berapa modal bisnis salon kecantikan dan gimana caranya tetap bisa buka meski budget pas-pasan!
Peluang Bisnis Salon: Masih Menjanjikan di 2026?
Singkatnya: Banget! Di era media sosial yang serba visual, penampilan adalah investasi bagi banyak orang. Kebutuhan akan
self-care kini bukan lagi barang mewah, melainkan kebutuhan dasar.
Menariknya lagi, bisnis salon punya tingkat loyalitas pelanggan yang tinggi. Sekali pelanggan merasa cocok dengan hasil potong rambut atau manicure di tempatmu, mereka bakal sulit pindah ke lain hati. Inilah yang membuat pendapatan salon cenderung stabil dan berkelanjutan.
Berapa Modal Bisnis Salon Kecantikan yang Sebenarnya?
Mari kita bicara angka jujur. Menghitung modal itu ibarat meracik formula cat rambut; kalau takarannya pas, hasilnya cantik! Secara garis besar, modal kamu akan terserap ke dalam empat pos utama. Berikut rincian biaya yang perlu kamu siapkan untuk skala salon menengah-kecil:
- Sewa Tempat dan Renovasi: Rp15.000.000 – Rp30.000.000
- Peralatan Salon Utama: Rp10.000.000 – Rp20.000.000
- Stok Bahan Baku/Consumables: Rp3.000.000 – Rp7.000.000
- Biaya Operasional dan Legalitas: Rp2.000.000 – Rp5.000.000
1. Sewa Tempat dan Renovasi
Jika kamu tidak membuka salon di rumah, biaya sewa adalah komponen terbesar. Untuk ruko kecil atau booth di area strategis, pilih lokasi yang aksesnya mudah dijangkau pelanggan. Jangan lupa sisihkan dana untuk dekorasi simpel tapi instagrammable agar pelanggan betah berlama-lama dan asik buat foto selfie setelah perawatan.
2. Peralatan Utama
Peralatan seperti kursi keramas dan cermin besar adalah investasi jangka panjang. Tips buat kamu: beli peralatan yang paling esensial dulu sesuai dengan menu layananmu. Kamu tidak butuh 10 kursi kalau baru mulai sendiri, kan? Fokus pada kualitas alat agar tidak cepat rusak karena pemakaian harian.
3. Bahan Baku (Consumables)
Shampoo, vitamin rambut, hingga obat perming masuk dalam kategori ini. Awal pembukaan biasanya memakan biaya yang lumayan karena kamu harus stok berbagai varian. Pastikan kamu memilih supplier tangan pertama agar bisa mendapatkan harga lebih murah dan margin keuntungan lebih tebal.
4. Lisensi dan Legalitas
Jangan lupakan izin usaha agar bisnis aman dari kendala hukum di kemudian hari. Pengurusan izin usaha sekarang sudah jauh lebih mudah melalui sistem OSS, namun tetap siapkan dana cadangan untuk biaya administrasi yang mungkin muncul.
Tips Membuka Usaha Salon Kecantikan Modal Minim
Siapa bilang modal kecil nggak bisa bikin salon keren? Berikut adalah tips membuka usaha salon kecantikan yang ramah di kantong tapi tetap terlihat berkelas:
1. Fokus pada Layanan Spesifik (Niche)
Daripada membuka salon "serba ada" yang butuh banyak alat, lebih baik fokus pada satu atau dua layanan jagoan. Misalnya, fokus pada Nail Art dan Lash Lift. Dengan fokus, kamu bisa menghemat pembelian alat dan lebih mudah dikenal sebagai ahli di bidang tersebut.
2. Manfaatkan Konsep "Home Service" atau Salon Rumahan
Lupakan sewa ruko mahal di awal. Kamu bisa memulai dari satu sudut rumah yang dihias cantik. Atau, tawarkan layanan home service di mana kamu yang datang ke rumah pelanggan. Tanpa biaya sewa dan listrik ruko, modalmu bisa ditekan hingga 50%!
3. Gunakan Pemasaran Organik di Media Sosial
Di era serba canggih seperti sekarang, TikTok dan Instagram adalah brosur terbaikmu. Buat konten before-after yang memukau. Ajak teman-teman terdekatmu menjadi model gratisan untuk mengisi portofolio. Kekuatan visual yang bagus akan menarik pelanggan tanpa kamu harus bayar iklan mahal.
4. Perabot Pre-loved Berkualitas
Cek komunitas pengusaha salon atau marketplace untuk mendapatkan peralatan second yang masih layak pakai. Banyak salon besar yang melakukan upgrade alat dan menjual alat lama mereka dengan harga miring. Ini adalah cara cerdas menghemat modal awal.
5. Digitalisasi Sejak Hari Pertama
Ini tips paling penting yang sering dilupakan pemula: Jangan catat transaksi manual! Meskipun salonmu masih kecil, pencatatan yang berantakan bisa bikin modalmu habis nggak karuan.
Untuk mengelola operasional dengan profesional tanpa pusing, kamu wajib menggunakan aplikasi kasir digital. Folio hadir sebagai solusi yang pas untuk pemilik salon kecantikan. Kenapa harus Folio?
- Pantau Stok Produk: Kamu nggak akan kecolongan stok shampoo habis tiba-tiba saat pelanggan penuh.
- Laporan Penjualan Real-time: Kamu bisa tahu layanan apa yang paling laku dan berapa keuntungan bersih harian langsung dari HP.
- Kelola Database Pelanggan: Kirim promo spesial atau ucapan ulang tahun agar pelanggan rajin balik lagi.
- Manajemen Karyawan: Hitung komisi untuk kapster atau beautician jadi jauh lebih mudah dan transparan.
Mulai Aja Dulu!
Membuka usaha salon kecantikan bukan soal punya modal ratusan juta, tapi konsistensi dan pelayanan yang jempolan. Dengan rincian modal bisnis salon kecantikan yang tepat dan penerapan tips hemat di atas, impianmu punya bisnis sendiri sudah di depan mata.
Ingat, bisnis yang hebat dimulai dari manajemen yang sehat. Jangan biarkan keuangan salonmu berantakan hanya karena masih pakai buku tulis manual.
Siap Bikin Salon Kamu Lebih Profesional?
Yuk, buat pengelolaan salon kecantikan makin praktis, modern, dan bebas ribet. Mulai dari urusan kasir, stok barang, sampai laporan laba rugi, serahkan semuanya pada ahlinya.Coba gratis aplikasi kasir Folio sekarang dan rasakan kemudahannya! Akses
website resmi Folio untuk informasi lebih lanjut.