Connection timed out after 100 milliseconds Modal Usaha Parfum Refill dan Tips Sukses Memulainya, Pemula Wajib Tahu!

Modal Usaha Parfum Refill dan Tips Sukses Memulainya, Pemula Wajib Tahu!

20 Januari 2026
usaha-parfum-refill-modal-kelebihan-dan-tantangan-yang-dihadapi

Modal usaha parfum refill sangat beragam, bergantung pada konsep bisnis, ukuran toko fisik, bahan baku hingga variasi dan harga produk, mulai dari Rp10 juta hingga Rp50 juta. Peluang bisnis parfum masih sangat menjanjikan, terutama jika dikelola dengan tepat, salah satunya menggunakan aplikasi kasir seperti Folio. 

Pernahkah kamu melihat kios atau gerai yang menawarkan parfum refill? Penasaran gak sih, ternyata ada lo bisnis isi ulang parfum. Bisnis ini semakin populer, terutama di wilayah tropis seperti Indonesia yang kondisi cuacanya cenderung panas dan lembab, membuat masyarakat cepat berkeringat serta perlu solusi cepat untuk tetap wangi sepanjang hari. 

Dengan harga yang lebih ekonomis dibandingkan dengan parfum bermerek, bisnis ini berhasil menarik perhatian banyak konsumen dari berbagai kalangan. Sebenarnya, berapa sih modal usaha parfum refill ini? Lalu, apakah menguntungkan di tengah banyaknya produk parfum murah? Yuk, simak informasi lengkapnya di sini!

Peluang Bisnis Parfum Refill, Masihkah Menguntungkan?

Sebelum membahas lebih jauh tentang modal bisnis parfum refill, mari kita bahas dulu potensinya. Bisnis parfum refill adalah usaha yang menyediakan layanan isi ulang parfum. Sebagai pengelola, kamu membeli bibit parfum, lalu meracik atau mencampurnya dengan alkohol maupun pelarut lain, kemudian menjualnya kembali sesuai permintaan pelanggan. 

Lantas, apakah bisnis ini menguntungkan? Faktanya, prospek usaha ini masih sangat menjanjikan karena permintaan yang terus naik dari waktu ke waktu. Sebab, sekarang ini parfum tidak lagi pelengkap, tapi sudah jadi identitas serta cara orang mengekspresikan diri mereka. 

Bahkan, laporan dari Statista menunjukkan bahwa pasar parfum di Indonesia pada 2025 lalu mampu mencapai pertumbuhan sebesar 3,35% dengan pendapatan sebesar 457,81 juta USD. Angka ini masih akan terus meningkat seiring dengan semakin menjamurnya produk lokal, bersaing dengan brand-brand internasional yang sudah lebih dulu tenar. 

Nggak cuma pasar lokal, peluang brand dalam negeri untuk melebarkan sayap bisnis ke pasar global pun terbuka lebar. Keuntungan ini akan berlipat jika kamu bisa memastikan kualitas produk terjaga dengan dukungan promosi yang tepat. 

Modal Bisnis Parfum Refill, Berapa yang Diperlukan?

Nah, sekarang saatnya kita masuk pada pembahasan utama, yaitu modal usaha parfum refill. Terkait hal ini, ada beberapa hal yang perlu kamu petimbangkan, mulai dari ukuran toko yang kamu kelola, bahan baku, hingga kelompok harga produk. Ini rincian modal awalnya untuk toko dengan ukuran 3 x 4 meter: 

Biaya operasional awal

  • Sewa toko: untuk toko ukuran 3 x 4, biaya sewanya rata-rata mulai dari Rp1.500.000 per bulan
  • Rak pajangan: 4 rak pajangan dengan estimasi harga per rak Rp2.000.000, yaitu Rp8.000.000.
  • Etalase: 2 etalase dengan ukuran masing-masing 1,5 meter dengan harga per etalase Rp1.500.000, yaitu Rp3.000.000
  • Kaleng aluminium: asumsikan kamu memerlukan sekitar 150 kaleng dengan harga Rp10.000 per kaleng, sehingga totalnya Rp1.500.000.
  • Stiker: 150 stiker dengan harga ecernya Rp2.000 per stiker, yaitu Rp300.000.
  • Banner: Rp500.000
  • Kursi: 5 kursi dengan estimasi harga maksimal Rp100.000 per kursi, sehingga totalnya Rp500.000.

Dari daftar di atas, estimasi biaya operasional awal yang harus kamu siapkan adalah sekitar Rp15.300.000

Biaya pembelian bahan baku dan peralatan:

  • Bibit parfum: disarankan membeli volume 100 ml per jenis untuk meminimalkan kerugian. Untuk 150 jenis parfum, estimasi biaya sekitar Rp15.000.000.
  • Botol spray kaca: 20 lusin dengan berbagai ukuran (15 ml, 20 ml, 30 ml, 35 ml, dan 50 ml) dengan total Rp2.000.000
  • Botol oles atau roll on: 10 lusin dengan harga per lusin adalah Rp30.000, sehingga totalnya Rp300.000
  • Botol plastik: 8 lusin dengan harga per lusinnya adalah Rp30.000, sehingga total harganya Rp240.000
  • Absolute atau pelarut: 2 liter dengan harga per liternya Rp150.000, totalnya Rp300.000
  • Metanol: 1 liter dengan harga Rp50.000
  • DPG: 2 liter dengan harga per liternya Rp150.000, jadi totalnya Rp300.000.
  • Suntikan: Rp5.000
  • Gelas takar: Rp55.000

Estimasi biaya yang diperlukan untuk membeli bahan dan peralatan adalah Rp18.250.000

Biaya operasional lainnya:

  • Gaji karyawan: Rp2.000.000 per orang
  • Listrik dan air: Rp500.000

Estimasi total: Rp2.500.000

Jadi, estimasi seluruh total modal awal untuk membuka usaha parfum refill adalah Rp36.050.000 (termasuk sewa tempat).

Plus Minus Bisnis Parfum Refill

Setiap bisnis punya plus minus, termasuk usaha parfum refill. Jadi, sebelum memutuskan untuk membuka bisnis ini, ketahui dulu apa lebih dan kurangnya. Ini yang perlu kamu pahami: 

Keunggulan Usaha Parfum Refill

  • Margin keuntungan besar. Bisnis parfum refill memiliki biaya produksi rendah, sehingga keuntungan yang didapatkan bisa lebih besar meski harga jualnya cukup terjangkau. 
  • Bisnis yang fleksibel. Usaha bisa disesuaikan dengan kebutuhan, modal, dan waktu. 
  • Tidak harus meracik parfum. Kamu bisa membeli bibit siap pakai dengan aneka pilihan aroma, cukup campurkan dengan pelarut seperti alkohol. 

Risiko Usaha Parfum Refill

  • Persaingan bisnis. Karena keuntungan yang menjanjikan, kini semakin banyak pemula yang mencoba peruntungan di bisnis satu ini. 
  • Kelola stok. Bisnis kerap mengalami stok berlebih atau justru kedaluwarsa. 
  • Masa simpan bahan baku. Bibit parfum, alkohol, dan bahan baku cairan lainnya punya masa simpan terbatas, yang bisa berpengaruh pada kualitas parfum. Selain itu, penyimpanannya juga tidak boleh sembarangan. 
  • Iritasi dan alergi. Beberapa bahan kimia dalam bibit parfum atau campuran lain bisa memicu reaksi alergi dan iritasi, terutama untuk pelanggan dengan kulit sensitif. 

Tips Memulai Bisnis Parfum Refill untuk Pemula

Jadi, kamu sudah tahu berapa modal usaha parfum refill yang perlu disiapkan. Sekarang, supaya bisnis gak berantakan, ini tips yang bisa kamu ikuti kalau baru pertama kali menggeluti usaha parfum refill: 

1. Riset Pasar

Langkah awalnya tentu saja riset pasar. Dari sini, kamu bisa tahu apa yang sedang menjadi kebutuhan pasar yang belum terpenuhi, apa saja preferensi aroma yang sedang banyak dicari atau menjadi tren. Dengan begitu, kamu bisa membeli bibit parfum yang sesuai dan menentukan promosi yang tepat. 

2. Buat rencana bisnis

Setelah riset, susun rencana bisnis. Tentukan berapa modal yang kamu perlukan, konsep bisnis yang akan kamu jalankan, hingga promosi yang kamu pilih. Lakukan evaluasi secara berkala untuk mengetahui apakah bisnis berjalan sesuai rencana atau perlu perubahan. 

3. Desain kemasan

Sebagai pembeda dari pesaing, buat desain kemasan yang menarik. Lebih bagus lagi kalau ada logo dan nama brand yang menunjukkan identitas bisnis. Logo akan membuat bisnis lebih mudah dikenali pelanggan. 

4. Tentukan harga

Saat menentukan harga, ada beberapa hal yang harus jadi pertimbangan. Mulai dari biaya produksi, operasional, dan promosi. Jangan lupa, sesuaikan juga dengan kompetitor dan riset pasar. Jadi, kamu bisa menentukan harga yang tepat tanpa harus mengorbankan profit. 

5. Promosi

Agar pelanggan mengenali bisnis parfum refill, promosi jadi hal penting yang nggak boleh kamu lewatkan. Tawarkan promo buka toko, beli satu gratis satu, atau racik aroma sendiri dengan harga yang lebih terjangkau. Promosikan juga bisnismu dari media sosial untuk menjangkau lebih banyak pelanggan potensial. 

Kelola Bisnis Parfum Refill Pakai Folio!

Memulai usaha parfum refill menawarkan peluang yang menjanjikan seiring dengan kian meningkatkan kebutuhan masyarakat akan produk wewangian. Modal usaha parfum refill juga terbilang terjangkau dengan potensi keuntungan tinggi. 

Namun, untuk menjalankan usaha ini dengan efisien, kamu perlu memastikan operasional bisnis berjalan lancar. Menggunakan aplikasi kasir Folio bisa menjadi opsi tepat. 

Sebagai salah satu aplikasi kasir digital pilihan, Folio menawarkan berbagai fitur unggulan yang memastikan pengelolaan usaha parfum refill bebas ribet, yaitu:

  • Atur jumlah kuantitas berdasarkan harga. Pelanggan bisa membeli parfum sesuai bujet yang dimiliki. 
  • Promo dan diskon. Misalnya, beli banyak lebih murah, atau diskon pada momen tertentu. 
  • Bundling produk. Beli parfum dengan aroma berbeda dan harga lebih terjangkau daripada membeli satuan. 

Fitur Folio untuk bisnis parfum bisa kamu cek di artikel: Fitur Aplikasi Kasir Folio POS untuk Operasional Toko Parfum Lebih Efisien

Jadi, jangan ragu buat bisnis parfum refill lebih efisien dan praktis, ya! Daftar gratis Folio dan coba fiturnya!

Whatsapp Sales Whatsapp Support 1 Whatsapp Support 2 Telephone Office