Connection timed out after 100 milliseconds
Cara menjual stok lama dapat dilakukan melalui promosi yang lebih terarah, diskon terukur, bundling produk, serta pengelolaan dan manajemen stok barang yang rapi. Strategi ini membantu mempercepat perputaran modal dan mengurangi penumpukan barang di gudang.
Stok barang yang lama tersimpan di gudang sering kali dianggap masalah sepele. Padahal, di balik tumpukan produk itu ada modal yang nggak bergerak, dan gudang yang terus terpakai. Jika dibiarkan terlalu lama, dampaknya bisa terasa ke arus kas dan perencanaan bisnis secara keseluruhan.
Karena itu, kamu harus tahu bagaimana cara menjual stok lama. Bukan sebagai upaya agar barang cepat habis, tapi strategi supaya bisnis tetap untung. Yuk, cari tahu lebih lanjut di artikel ini!
Tidak semua stok lama harus dijual dengan obral besar-besaran. Ada banyak cara yang bisa kamu sesuaikan dengan karakter produk dan target pelanggan. Berikut beberapa cara menjual stok lama yang sering dipilih dan aman untuk berbagai jenis usaha:
Sering terjadi, produk tidak bergerak karena kurang mendapat perhatian. Letaknya terlalu tersembunyi atau tidak pernah dipromosikan Akibatnya, pelanggan bahkan tidak sadar akan keberadaan produk tersebut. Ini beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
Diskon masih jadi salah satu tips menjual stok barang sudah lama yang paling efektif. Namun, diskon yang asal-asalan justru berisiko menggerus margin. Cara amannya, beri potongan harga secara bertahap, mulai dari diskon kecil untuk tahu respons pasar, lalu tingkatkan kalau memang perlu. Contohnya:
Bundling sering menjadi solusi yang terasa lebih “halus” daripada diskon besar. Dengan menggabungkan stok lama bersama produk yang lebih laris, pelanggan mendapatkan nilai lebih tanpa merasa membeli barang sisa. Beberapa ide bundling yang umum digunakan:
Selain mempercepat penjualan stok lama, bundling juga membantu meningkatkan rata-rata nilai transaksi.
Untuk produk dengan harga relatif rendah, menjadikannya sebagai bonus bisa adalah tips yang cukup efektif. Strategi ini biasanya cocok untuk menjaga loyalitas pelanggan atau meningkatkan daya tarik promo tertentu. Contohnya:
Cara ini memang tidak selalu fokus pada margin, tetapi cukup ampuh untuk mempercepat pergerakan stok.
Menjual stok lama hanya solusi jangka pendek. Supaya masalah yang sama tidak terus berulang, kamu perlu memperbaiki manajemen stok barang secara menyeluruh. Inilah pentingnya evaluasi data penjualan dan pergerakan barang secara rutin.
Dengan pencatatan rapi, kamu bisa lebih cepat mengenali produk yang mulai bergerak lambat dan segera menyesuaikan strategi. Perhatikan untuk:
Jangan lupa: keputusan berbasis data selalu lebih aman dibandingkan sekadar perkiraan.
Mengelola stok secara manual semakin berisiko saat jumlah produk bertambah. Salah catat, stok tidak terpantau, hingga produk lama yang terlewat sering jadi penyebab utama barang menumpuk di gudang tanpa sadari.
Dengan sistem digital, proses manajemen stok barang akan jauh lebih sederhana dan terkontrol. Kamu bisa pantau pergerakan stok secara real-time, tahu produk yang lambat bergerak, juga mengambil langkah penjualan sesuai data, bukan perkiraan.
Inilah kenapa kamu harus pakai aplikasi kasir digital Folio. Aplikasi ini bantu bisnis catat transaksi sekaligus kelola stok dalam satu sistem terintegrasi. Datanya rapi dan mudah diakses, sehingga kamu bisa lebih cepat menentukan strategi penjualan stok lama. Dengan Folio, kamu bisa:
Dengan sistem yang tepat, cara menjual stok lama tidak lagi terasa sulit dan tidak mungkin. Kalau ingin operasional bisnis lebih efisien, jangan ragu pakai Folio! Coba gratis sekarang!