Connection timed out after 100 milliseconds
Membuka usaha minimarket memerlukan perencanaan modal yang matang, yang terbagi dalam dua kategori utama: Konsep Waralaba (Franchise) dan Minimarket Mandiri. Besaran modal sangat bergantung pada skala usaha, lokasi, dan peralatan yang digunakan. Estimasi Modal awal untuk Minimarket Waralaba (Contoh: Indomaret/Alfamart) berkisar antara Rp300 juta hingga Rp500 juta, sedangkan Minimarket Mandiri lebih fleksibel dan cenderung lebih terjangkau, dengan estimasi modalnya mulai dari Rp130 jutaan.
Membuka usaha minimarket jadi salah satu pilihan bisnis yang menjanjikan, terutama dengan tingginya kebutuhan masyarakat akan barang kebutuhan harian dan perubahan gaya hidup yang ingin serba cepat dan praktis.
Bicara soal modal usaha ritel dengan konsep minimarket, tentu besarnya tidak bisa kamu patok sama rata. Ada banyak pertimbangannya, salah satunya adalah konsep bisnisnya, apakah waralaba atau mandiri.
Supaya nggak bingung lagi, artikel ini akan mengulas tentang modal usaha mini market yang harus kamu siapkan, juga tips awal memulainya. Baca sampai selesai, ya!
Sekarang ini, bisnis ritel dengan konsep waralaba atau franchise sedang naik daun, salah satu yang pasti sudah tidak asing lagi adalah minimarket. Bukan tanpa alasan, kamu bisa mengelola bisnis ini tanpa harus memantau langsung, atau istilahnya autopilot.
Lalu, bagaimana dengan modal usaha ritel minimarket franchise? Berikut ini penjabaran lengkapnya sebagai bahan pertimbangan:
Berdasarkan laman resmi Indomaret, modal yang perlu kamu siapkan untuk membuka gerai baru adalah sebagai berikut:
Secara keseluruhan, estimasi modal bisnis ritel minimarket Indomaret yang harus kamu siapkan adalah Rp494 juta. Biaya ini belum termasuk sewa bangunan, renovasi, dan biaya untuk peralatan.
Sementara untuk royalti, pihak Indomaret memberi keuntungan bebas royalti jika omzet penjualan mencapai Rp175 juta setiap bulannya. Ini penjelasan lengkapnya:
Beda dengan Indomaret, minimarket Alfamart sebagai kompetitor utama menawarkan tiga skema untuk pembukaan cabang baru, yaitu:
Gerai Baru
Skema Gerai Baru memungkinkan pihak yang menggunakan merek untuk memberikan rekomendasi lokasi gerai baru. Kamu bisa memilih salah satu dari beberapa jenis gerai ini:
Biaya ini sudah termasuk:
Biaya modal usaha ritel minimarket ini masih estimasi. Tentu akan ada perubahan sesuai dengan situasi dan kondisinya.
Konversi ke Gerai Baru
Skema ini bertujuan untuk menjalin kerja sama antara pemilik toko kelontong atau gerai minimarket rumahan yang ingin mengembangkan bisnisnya. Pemilik bisa mengklaim stok barang yang sudah ada sebagai stok untuk pembukaan gerai, termasuk rak sebagai bentuk pengurangan biaya investasi. Menarik, ya!
Gerai Take Over
Terakhir, skema gerai take over. Seperti namanya, skema ini memungkinkan franchisee baru membeli gerai Alfamart yang sudah beroperasi. Estimasi biaya modal usaha bisnis minimarket untuk skema ini mulai dari Rp800 juta.
Lain dari Indomaret dan Alfamart, ada lagi Alfamidi yang membedakan biaya modal usaha ritel awal ke dalam tiga tipe utama, yaitu:
Reguler
Pertama, tipe reguler yang terbagi lagi menjadi empat jenis berdasarkan luas area gerai dan jumlah item.
Tipe Kecil
Tipe ini menawarkan luas area gerai lebih kecil, yaitu antara 130 - 140 m2. Untuk tipe ini, jumlah item yang dijual adalah 3000 dengan estimasi modal usaha awal Rp500 jutaan.
Tipe Spesifik
Terakhir, tipe spesifik yang dibuat berdasarkan lokasi gerai. Misalnya di bandara, stasiun, SPBU, atau rest area. Modal usaha ritel minimarket tipe ini mulai dari Rp500 juta dengan luas gerai antara 50 - 60 m2 dan jumlah item 3000 barang.
Sebagai catatan, semua modal bisnis minimarket di atas sifatnya tidak tetap. Selalu ada potensi terjadi perubahan harga.
Selain konsep waralaba, ada pula minimarket mandiri. Keunggulannya tentu pada ukuran dan lokasi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Modal bisnis ritel minimarket mandiri juga tidak setinggi ritel minimarket franchise, berikut rinciannya:
Dari semua daftar di atas, estimasi modal bisnis ritel minimarket mandiri awal yang harus kamu siapkan adalah sekitar Rp110 jutaan.
Untuk biaya operasional, totalnya adalah sekitar Rp23 jutaan. Dengan begitu, keseluruhan modal usaha ritel minimarket mandiri adalah mulai dari Rp133 jutaan.
Nah, buat kamu yang ingin memulai usaha ritel, terutama dengan konsep minimarket, ada beberapa tips yang bisa kamu coba. Ini di antaranya:
Dalam bisnis ritel, ada banyak produk yang bisa kamu jual. Misalnya makanan atau minuman, sembako, produk olahraga, rumah tangga, atau fashion. Pastikan kamu tahu apa produk yang ingin kamu jual, lebih baik lagi jika sesuai dengan kebutuhan pasar.
Sudah tahu apa produk yang ingin kamu jual? Sekarang, kenali siapa pesaing dan target pasar sekitarmu. Cari tahu apa yang menjadi kebutuhan mereka, juga perkembangan tren untuk bisnis. Kenali pula kelemahan pesaing sehingga bisa jadi peluang untuk bisnis.
Tidak kalah pentingnya, jalin kerja sama dengan pemasok dan distributor. Jangan cuma fokus pada harga murah dan keuntungan besar, perhatikan pula apakah supplier dan distributor bisa memberikan layanan yang baik, responsif, dan stok yang selalu ada.
Tips memulai bisnis retail selanjutnya adalah memastikan stok di gudang selalu aman, terutama jika produk yang kamu tawarkan adalah sembako, makanan, minuman, maupun barang yang alur masuk dan keluarnya cepat.
Catat barang yang masuk dan keluar secara real-time, hindari menunda pencatatan karena bisa membuat catatan tidak akurat. Dari catatan ini, kamu bisa melihat mana produk yang sangat banyak dicari dan barang yang kurang laku atau slow moving.
Supaya toko ritel jadi pilihan pelanggan, pastikan mereka dapat pengalaman belanja yang memuaskan. Selalu penuhi apa yang pelanggan butuhkan, mulai dari stok yang selalu ada, transaksi yang mudah dan praktis, hingga layanan purna jual yang mengesankan.
Jadi, kamu sudah tahu, berapa modal usaha ritel minimarket yang harus disiapkan untuk membuka bisnis ini. Nah, supaya operasional bisnis lebih efisien, kamu perlu bantuan aplikasi kasir digital yang tepat.
Folio bisa jadi pertimbangan tepat. Khusus untuk bisnis ritel, Folio menawarkan fitur unggulan berikut ini:
Tidak cuma itu, Folio juga menawarkan fitur Cetak Label Harga untuk Rak. Jadi, pelanggan bisa melihat harga produk dan promo tanpa harus tanya ke kasir. Simpel, kan? Yuk, daftar dan coba gratis fiturnya!