Cegah Kerugian Minimarket karena Barang Kedaluwarsa? Ini Strateginya

30 Juni 2026
cara-mengurangi-barang-kedaluwarsa-di-minimarket
Barang kedaluwarsa menjadi salah satu penyebab kerugian yang sering luput dari perhatian dalam operasional minimarket. Salah satu cara efektif untuk mengurangi risiko tersebut adalah menerapkan metode FEFO (First Expired, First Out), yaitu mendahulukan penjualan produk dengan tanggal kedaluwarsa paling dekat, bukan sekadar produk yang pertama kali masuk ke gudang. 

Agar strategi FEFO berjalan optimal, minimarket sebaiknya:
  • mencatat tanggal kedaluwarsa setiap produk atau batch;
  • menyusun barang berdasarkan masa simpan terdekat;
  • melakukan pengecekan stok secara berkala;
  • memprioritaskan penjualan produk yang segera kedaluwarsa; dan
  • menggunakan sistem kasir yang dapat membantu memantau stok beserta tanggal expired secara lebih praktis.

Bayangkan kamu sedang melakukan pengecekan rak minuman. Semua produk tersusun rapi, stok di sistem juga masih sesuai. Namun, ketika mengambil beberapa botol di bagian belakang rak, ternyata tanggal kedaluwarsanya tinggal beberapa hari lagi.

Situasi ini sering terjadi di minimarket. Produk baru terus datang, rak terus diisi, sedangkan barang lama tanpa sadar tertutup oleh stok yang lebih baru. Akibatnya, produk yang sebenarnya masih layak dijual justru terlambat diprioritaskan hingga akhirnya melewati masa kedaluwarsa.

Kerugiannya bukan hanya karena barang harus dibuang. Barang tidak terjual hingga melewati masa simpan juga menjadi salah satu penyebab food loss dalam rantai pasok pangan. Menurut Food and Agriculture Organization (FAO), pengelolaan persediaan yang baik sangat penting untuk mengurangi kehilangan pangan sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi. 

Di sisi bisnis, produk expired membuat modal ikut tertahan, perputaran stok jadi lebih lambat, hingga menambah biaya untuk proses pengecekan dan pemusnahan barang. Kalau terus terjadi, keuntungan minimarket bisa terus menurun. 

Ini sebabnya, mengelola stok tidak cukup hanya memastikan jumlah barangnya sesuai. Kamu juga perlu tahu produk mana yang harus dijual lebih dulu berdasarkan tanggal kedaluwarsanya. Menerapkan strategi FEFO (First Expired, First Out) menjadi pilihan yang tepat. Simak selengkapnya di sini, ya!

Apa Itu Metode FEFO?

FEFO adalah metode manajemen persediaan yang memprioritaskan penjualan atau penggunaan produk dengan tanggal kedaluwarsa paling dekat, terlepas dari kapan barang tersebut masuk ke gudang atau toko.

Artinya, jika ada dua produk yang sama tapi tanggal kedaluwarsanya beda, produk yang punya masa simpan lebih pendek harus lebih dulu kamu jual. Dengan begitu, risiko barang tidak terjual sampai melewati tanggal expired dapat berkurang. 

Metode FEFO banyak digunakan pada bisnis yang menjual produk dengan masa simpan terbatas, seperti:
  • makanan dan minuman;
  • frozen food;
  • susu dan produk olahan;
  • kosmetik;
  • suplemen; serta
  • produk kesehatan.
Berbeda dengan metode FIFO yang berfokus pada urutan barang masuk, FEFO lebih mengutamakan keamanan produk sekaligus mengurangi potensi kerugian akibat barang kedaluwarsa.

fefo.webp

Untuk bisnis minimarket, FEFO menjadi metode yang lebih relevan karena sebagian besar produk memiliki masa kedaluwarsa yang berbeda, meskipun datang dari pemasok yang sama. Tanpa pengelolaan berdasarkan expired date, peluang barang rusak atau tidak sempat terjual akan semakin besar.

Bagaimana Cara Menerapkan Strategi FEFO di Minimarket?

Agar benar-benar membantu mengurangi barang kedaluwarsa di minimarket, metode ini perlu diterapkan secara konsisten dalam aktivitas operasional sehari-hari. Berikut langkah yang dapat kamu lakukan:

1. Catat Tanggal Kedaluwarsa Setiap Produk

Pemilik minimarket sering kali hanya mencatat jumlah stok, tanpa menyimpan informasi tanggal kedaluwarsa dari setiap produk. 

Padahal, dua produk yang sama belum tentu punya masa simpan yang sama pula. Hal ini sangat umum terjadi saat minimarket menerima pengiriman stok dalam beberapa periode atau batch yang berbeda.

Dengan mencatat informasi expired date sejak produk diterima, kamu jadi lebih mudah mengetahui produk mana yang harus dijual lebih dulu. Data tanggal kedaluwarsa juga bantu kamu lebih mudah mengecek stok, sehingga risiko barang tidak terjual karena lewat masa expired bisa ditekan. 

2. Kelompokkan Stok Berdasarkan Batch

Produk yang datang pada waktu berbeda sangat mungkin memiliki tanggal kedaluwarsa yang tidak sama. Kalau kamu langsung menggabungkan semua stok tanpa membedakan batch produk, karyawan bisa kesulitan menentukan produk yang harus lebih dulu dijual. 

Karena itu, selalu pisahkan stok berdasarkan batch atau expired date ketika barang datang. Langkah ini membuat karyawan lebih mudah menyusun produk di rak atau saat mengecek stok gudang. 

Mengatur barang sesuai batch akan lebih mudah lagi kalau kamu sudah pakai aplikasi kasir dengan fitur kedaluwarsa, Folio POS adalah salah satu rekomendasinya. 

3. Susun Produk Berdasarkan Tanggal Kedaluwarsa

Menerapkan FEFO bukan berarti harus mengubah seluruh tata letak toko. Cukup pastikan produk dengan masa kedaluwarsa paling dekat berada di bagian depan rak atau area yang lebih mudah dijangkau pelanggan.

Sementara itu, stok dengan masa simpan lebih panjang dapat ditempatkan di belakang. Penataan sederhana ini membantu produk lama lebih cepat terjual tanpa mengganggu pengalaman belanja pelanggan.

4. Lakukan Pengecekan Expired Date Secara Berkala

Jangan menunggu hingga menemukan barang sudah kedaluwarsa. Jadwalkan pengecekan stok secara rutin, misalnya setiap minggu atau bulan, terutama untuk kategori produk dengan perputaran tinggi seperti susu, minuman, makanan ringan, dan frozen food.

Kalau kamu menemukan produk dengan masa simpan tinggal beberapa minggu, segera pindahkan ke rak promosi atau berikan diskon sehingga stok bisa lebih cepat berputar. Supaya lebih mudah dan praktis, kamu bisa cek expired date lewat barcode

5. Manfaatkan Sistem yang Dapat Memantau Expired Date

Semakin banyak SKU produk, akan semakin sulit memantau tanggal kedaluwarsa secara manual. Risiko salah catat juga bisa lebih besar kalau stok datang dari batch berbeda. 

Menggunakan sistem kasir yang mendukung pencatatan expired date dan batch produk dapat membantu proses pemantauan menjadi lebih praktis. Data tersimpan dalam satu sistem sehingga karyawan tidak perlu mengecek setiap produk secara manual saat ingin mengetahui stok yang mendekati masa kedaluwarsa.

Cegah Kedaluwarsa Produk Minimarket Lebih Mudah!

Mengurangi barang kedaluwarsa tidak hanya sebatas pengaturan produk di rak. Kamu juga harus punya data stok yang akurat, sehingga bisa memprioritaskan penjualan produk sesuai expired date. Pastikan juga kamu tahu cara mengelola stok minimarket agar tidak boncos. 

Mau tahu caranya supaya pengelolaan produk kedaluwarsa jadi lebih simpel dan minim risiko salah catat? Aplikasi kasir Folio jawabannya. Sebagai solusi bisnis minimarket dan ritel, fitur batch dan expired date Folio membantu pemilik minimarket mengelola stok lebih rapi. 

Informasi tanggal kedaluwarsa produk setiap batch tersimpan dalam sistem sehingga proses pengecekan menjadi lebih praktis. Tidak cuma itu, aplikasi kasir ritel Folio juga menawarkan fitur unggulan lain. Jadi, kalau aplikasi kasir minimarket kamu belum optimal, mungkin fitur ini belum ada

Nggak usah ragu lagi! Daftar Folio sekarang supaya bisa coba gratis semua fiturnya, ya! Kalau masih ada pertanyaan fitur Folio untuk bisnis kamu, kontak tim support untuk info lebih lanjut!

FAQ

1. Apa itu metode FEFO?

FEFO adalah metode pengelolaan stok yang memprioritaskan penjualan produk dengan tanggal kedaluwarsa paling dekat agar risiko barang expired dapat dikurangi.

2. Apa perbedaan FEFO dan FIFO?

Metode FIFO mengeluarkan barang berdasarkan urutan waktu masuk, sedangkan FEFO berdasarkan tanggal kedaluwarsa. Untuk minimarket yang menjual makanan, minuman, atau produk dengan masa simpan terbatas, FEFO umumnya lebih efektif.

3. Produk minimarket apa saja yang wajib menggunakan metode FEFO?

Susu, yogurt, frozen food, minuman, roti, kosmetik, vitamin, dan makanan kaleng adalah beberapa contoh produk minimarket yang wajib menerapkan metode FEFO. 

4. Bagaimana cara mengurangi barang kedaluwarsa di minimarket?

Selain menerapkan metode FEFO, pisahkan stok berdasarkan batch, cek expired date berkala, dan pakai sistem kasir yang membantu memantau stok dan tanggal kedaluwarsa.

5. Apakah aplikasi kasir dapat membantu menerapkan FEFO?

Ya. Aplikasi kasir yang memiliki fitur pencatatan expired date, pengelolaan batch produk, dan inventory management dapat membantu proses monitoring stok menjadi lebih praktis dan akurat.
Whatsapp Sales Whatsapp Support 1 Whatsapp Support 2 Telephone Office